Rabu, 12 Juni 2013

BLSM ( Bantuan Langsung Sementara Masyarakat )

Bantuan Langsung Sementara Masyarakat atau yang biasa disebut BLSM merupakan salah satu opsi dari program Pemerintah yang ada sebagai pengganti masalah kenaikan BBM yang akan dilaksanakan awal Juli ini oleh pemerintah . Selain BLSM ada juga PKH (Program Keluarga Harapan) dan BSM(Bantuan Siswa Miskin) yang merupakan opsi dari kenaikan harga BBM . Karena dinilai oleh banyak kalangan bahwa subsidi BBM itu tidak tepat sasaran maka pemerintah memutuskan untuk menaikan harga BBM , tentu saja kebijakan tersebut banyak mendapat protes dari banyak pihak , karena menaikan harga BBM bukan merupakan sebuah solusi yang tepat dengan keadaan masyarakat yang masih banyak mengalami kemiskinan dimana-mana . Meskipun pemerintah memberikan opsi-opsi untuk menanggulangi kenaikan harga BBM namun banyak pihak menilai kebijakan tersebut tidaklah tepat . Karena jika hanya dengan memberikan bantuan berupa uang tidaklah cukup , karena jika harga BBM naik maka otomatis kebutuhan bahan pokok yang lain juga akan naik dan akan menjadi masalah baru yang ada pada masyarakat.


Dinilai dari segi ekonomi , memberikan BLSM bukanlah sebuah solusi untuk menghadapi kenaikan harga minyak dunia . Pemerintah harus memikirkan cara lain untuk menanggulangi masalah kemiskinan yang ada di Indonesia , misalnya dengan membuat lapangan kerja yang banyak sehingga bisa membuat masyarakat bisa lebih produktif dan tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah yang jumlahnya tidaklah seberapa. Banyak kalangan yang menilai juga bahwa BLSM merupakan strategi dari partai Demokrat untuk menghadapi pemilu 2014 nanti .Karena pada dasarnya memberikan kebijakan tersebut bisa menguntungkan bagi partai Demokrat dimana presiden kita saat ini berasal dari partai tersebut , namun partai Demokrat sendiri menampik kabar tersebut.



Selasa, 11 Juni 2013

Pengalaman Menggunakan Alat Transportasi (motor)

Motor merupakan alat transportasi yang sudah digunakan banyak orang , motor merupakan alat transportasi yang sehari-hari digunakan banyak orang dalam kehidupannya .Motor sudah menjadi alat transportasi sehari-hari yang saya pakai untuk ke kampus dan motor selalu saya gunakan untuk setiap aktifitas saya . Pengalaman yang paling berkesan bersama motor saya adalah ketika pertama kalinya pergi ke luar kota dengan menggunakan motor . Meskipun belom terbilang jauh , bandung merupakan kota terjauh yang pernah saya datangi dengan motor saya .

Perjalanan yang saya lakukan ke bandung saat itu hanya sekedar iseng , dan memang cuma ingin mencoba perjalanan jauh saja , rute yang saya lalui untuk ke Bandung yaitu melalui Jonggol . Saat itu jonggol merupakan daerah yang asing buat saya karena daerah tersebut belom pernah saya lewati sebelumnya . Perjalanan yang saya tempuh untuk ke bandung kira-kira 3 jam dari rumah saya .

Untuk mencapai bandung selain harus melewati jonggol , kita juga harus melewati Cianjur . Waktu yang kita butuhkan setelah sampai di Cianjur untuk sampai bandung yaitu 90menit . Jika sudah sampai di padalarang berarti kita sudah sampai Bandung . Setelah sampai bandung saya mencari tempat makan bersama teman saya dan langsung jalan-jalan ke berbagai tempat nongkrong yang ada di daerah Dago .

Keesokan harinya saya pulang dengan mencoba rute jalan yang lain yaitu lewat puncak . Melewati jalur puncak ternyata lebih membutuhkan waktu yang lama , karena kita memutar dan harus lewat bogor , perjalanan pulang kira-kira 5 jam jika lewat puncak . Memang jika lewat puncak jalan lebih nyaman dengan pemandangan di puncak ,namun tidak cocok jika kita gunakan untuk menempuh jalan pulang . karena perjalan pulang lebih baik mencari rute tercepat .

Saat di puncak saya singgah sebentar di Cibodas untuk istirahat sejenak sambil minum kopi , setelah 2 jam istirahat saya kembali melanjutkan perjalanan , dan setelah 7 jam perjalanan saya akhirnya sampai rumah dengan selamat . Mungkin jika ada kesempatan saya ingin mencoba rute yang lebih jauh lagi dengan motor saya .

Cara Meningkatkan Pertahanan Nasional



Pertahanan Nasional adalah pertahanan Negara Indonesia terhadap seuatu ancaman baik secara politik , ekonomi dan kemiliteran . Ancaman tersebut bisa dapat berupa ancaman dari luar maupun dari dalam , dalam hal ini yang sering kita hadapi merupakan ancaman - ancaman dari dalam yang biasanya menyerang secara tidak langsung . Oleh karena itu kita sebagai generasi muda harus bisa menyadari dan melindungi NKRI dari berbagai ancaman tersebut .


ketahanan nasional baru dikenal pada permulaan tahun 60an, pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan territorial atau masalah pertahanan keamana pada umumnya. Lembaga yang secara serius dan terus – menerus mempelajari dan membahas masalah ketahhanan nasional adalah lembaga ketahanan nasional atau LAMHANAS yang didirikan pada tahun 1965.


Dalam pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Jendral Suharto di depan siding DPRtanggal 16 Agustus 1975, dikatakan bahwa ketahanan nasional adalah tingkat keadaan, keuletan dan ketangguhan Bangsa Indonesia dalam menghimpun dan mengarahkan kesungguhan kemampuan nasional dalam menghadapi ancaman yang dapat menghancurkan cita – cita bangsa.


Pembinaan ketahanan nasional kita dilakukan diberbagai bidang seperti ideology, politik, ekonomi, social budaya dan hankam baik secara bersamaan maupun menurit prioritas kebutuhan kita. Peningkatan ketahanan nasional dapat dilakukan dengan cara peningkatan kualitas sumber daya manusia di negri kita yang dapat ditunjukan kepenguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

Ketahanan nasional memiliki berbagai sifat untuk mewujudkan negara yang aman yaitu dengan cara :

1. Mandiri
Ketahanan Nasional harus mandiri supaya tidak tergantung kepada negara lain. Dan tidak gampang putusasa dalam menjalankan tugasnya.
2. Dinamis
Ketahanan Nasional tidaklah tetap. Ia dapat meningkat atau menurun, tergantung pada situasi dan kondisi bangsa, Negara serta lingkungan strategisnya.
3. Wibawa
Keberhasioan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara lanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan keseimbangan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa.
4. Konsultasi dan Kerjasama
Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif, kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan, moral dan kepribadian bangsa.


Kesimpulannya: Ketahanan Nasional dapat berjanlan dengan baik apabila kita sebagai masyarakat bangsa Indonesia saling bekerja sama untuk mewujudkan negara yang berdaulan adail dan makmur tanpa ada pengecualian dan kita tidak boleh menyimpang dari Ideologi bangsa kita sendiri yaitu PANCASILA.


Sumber : Wikipedia

http://politik.kompasiana.com/2013/04/12/strategi-mewujudkan-ketahanan-nasional-550235.html


Selasa, 30 April 2013

Tokoh Wayang Arjuna




Arjuna (Sanskerta: अर्जुन; Arjuna) adalah nama seorang tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia dikenal sebagai sang Pandawa yang menawan parasnya dan lemah lembut budinya. Ia adalah putra Prabu Pandudewanata, raja di Hastinapura dengan Dewi Kunti atau Dewi Prita, yaitu putri Prabu Surasena, Raja Wangsa Yadawa di Mandura.

Arjuna merupakan teman dekat Kresna, yaitu awatara (penjelmaan) Batara Wisnu yang turun ke dunia demi menyelamatkan dunia dari kejahatan. Arjuna juga merupakan seorang yang sempat menyaksikan "wujud semesta Kresna" menjelang perang Bharatayuddha berlangsung. Ia juga menerima ajaran Bhagawadgita atau "Nyanyian Dewata", yaitu wejangan suci yang disampaikan oleh Kresna kepadanya sesaat sebelum perang Bharatayuddha berlangsung karena Arjuna mengalami keragu-raguan untuk menunaikan kewajibannya sebagai seorang Ksatria dimedan perang.

Arti Nama

Dalam bahasa Sanskerta, secara harfiah kata Arjuna berarti "bersinar terang", "putih" , "bersih". Dilihat dari maknanya, kata Arjuna bisa berarti "jujur di dalam wajah dan pikiran".
Arjuna mendapat julukan "Kuruśreṣṭha" yang berarti "keturunan dinasti Kuru yang terbaik". Ia merupakan manusia pilihan yang mendapat kesempatan untuk mendapat wejangan suci yang sangat mulia dari Kresna, yang terkenal sebagai Bhagawadgita (nyanyian Dewata).
Ia memiliki sepuluh nama: Arjuna, Phālguna, Jishnu, Kirti, Shwetawāhana, Wibhatsu, Wijaya, Pārtha, Sawyashachi (juga disamakan dengan Sabyasachi), dan Dhananjaya. Ketika ia ditanya tentang sepuluh namanya sebagai bukti identitas.


Kelahiran
Dalam Mahabharata diceritakan bahwa Raja Hastinapura yang bernama Pandu tidak bisa melanjutkan keturunan karena dikutuk oleh seorang resi. Kunti (istri pertamanya) menerima anugerah dari Resi Durwasa agar mampu memanggil Dewa-Dewa sesuai dengan keinginannya, dan juga dapat memperoleh anak dari Dewa tersebut. Pandu dan Kunti memanfaatkan anugerah tersebut kemudian memanggil Dewa Yama (Dharmaraja; Yamadipati), Dewa Bayu (Marut), dan Dewa Indra (Sakra) yang kemudian memberi mereka tiga putra. Arjuna merupakan putra ketiga, lahir dari Indra, pemimpin para Dewa.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Arjuna


Cara Menyikapi Era Globalisasi

       Era Globalisasi merupakan era dimana Zaman terjadi perubahan ke arah yang lebih baik, namun
pada era globalisasi banyak sekali orang yang salah mengartikan .Karena zaman era globalisasi banyak
orang yang melupakan adanya Sejarah , Budaya bangsa dan banyak hal , sehingga para generasi muda
Negara kita tidak tau mana yang merupakan budaya bangsanya sendiri . Pergeseran Zaman ke arah yang modern malah menyebabkan runtuhnya kesadaran Berbangsa dan Bernegara . Misalnya mungkin anak-anak sekarang banyak yang tidak mengetahui tentang sejarah bangsanya sendiri , sehingga para generasi muda tidak akan pernah sadar bahwa para Nenek moyangnya dulu itu susah payah merebut NKRI dari para penjajah..
       Cara yang baik menurut Saya untuk menghadapi Era Globalisasi dari hal yang sangat sederhana seperti
membeli produk-produk dalam Negri , sehingga Negara kita akan makmur , para pengrajin para petani mungkin tidak akan kesusahan dalam membeli pupuk jika pemerintah kita tidak terus-terusan Import beras dari negara tetangga .Cara berikutnya yaitu kenali budaya-budaya bangsa , karena banyak dari kita mungkin tidak tau tentang budaya yang ada di Negara kita sendiri .Sehingga Negara tetangga sering mencuri kebudayaan kita . Kemudian dengan adanya Globalisasi kita mesti pintar menyikapinya dalam berbagai hal misalnya dengan tetap selektif terhadap pengaruh Globalisasi di bidang politik ,ekonomi , sosial dan budaya .

PRAKTEK PERDUKUNAN DI ERA GLOBALISASI

            Praktek perdukunan di Indonesia memang sudah berlangsung lama , mungkin sudah sejak dari zaman kerajaan . Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan yang ada di Indonesia , misalnya berupa kris ,Batu cincin ,berbagai macam jimat dan banyak hal yang masih sering kita jumpai .
Namun di Era yang sudah maju seperti sekarang masih banyak orang yang percaya dengan adanya ilmu-ilmu yang tak bisa ditangkap dengan logika manusia . Misalnya masih adanya budaya debus (Ilmu kekebalan) yang masih sering dipertunjukan di beberapa daerah .
         
            Di zaman yang sudah dipenuhi dengan modernisasi seperti ini masih banyak orang-orang dari kalangan yang bisa dibilang sebagai public figure menggunakan jasa-jasa dari para orang yang ahli di dalam ilmu supranatural .Banyak dari mereka yang menggunakan jasa dukun tersebut untuk berbagai macam hal , seperti demi kecantikan ,kenaikan jabatan bahkan banyak yang meminta untuk berbuat jahat (Santet) yang dikirim kepada orang yang kita benci .
       
            Namun tangapan saya sendiri dengan praktek-praktek perdukunan yang ada di Indonesia saat ini masih sangat lah banyak , meskipun zaman sudah maju dan modern tetap hal-hal goib tidak bisa di hilangkan .Sebagai contoh kasus yang marak saat ini adalah tentang perseteruan Adi bing Slamet yang menentang eyang Subur karena menuduh eyang Subur melakukan ilmu santet . Meskipun Ilmu santet itu sendiri sulit untuk dibuktikan dimata Hukum , karena Santet itu tidak berwujud .
           

Selasa, 26 Maret 2013

Indonesia dengan 3/2 wilayah Perairan

          Menurut Saya yg akan saya lakukan dengan kondisi Indonesia dengan 3/2 wilayah perairan adalah memanfaatkan sebaiknya sektor-sektor yang ada pada tiap-tiap perairan .Karena dengan wilayah yang ada kita bisa memanfaatkan hasil laut yang ada pada perairan Indonesia , Sehingga dengan begitu kita bisa mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Indonesia .
          Pada kenyataanya para nelayan-nelayan yang ada di indonesia masih dalam keadaan yang memprihatinkan, sehingga pekerjaan seorang nelayan bukan merupakan suatu opsi yang ada untuk bisa meraih sukses .